<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Galih Hermawan on The Net &#187; aku</title>
	<atom:link href="http://galih.eu/tag/aku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://galih.eu</link>
	<description>Seorang hamba Allah ta'ala, naib Rasulullah Muhammad saw., dan pewaris kitabullah AlQur'an</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Aug 2010 02:18:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Muhammad Yusuf Akram, itulah namanya&#8230;</title>
		<link>http://galih.eu/2009/02/25/muhammad-yusuf-akram-itulah-namanya/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/02/25/muhammad-yusuf-akram-itulah-namanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 01:50:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[anakku]]></category>
		<category><![CDATA[da'i]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad yusuf akram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillahi wa syukurillah&#8230; Allohumma sholli &#8216;alaa Muhammad saw. Da&#8217;i kecil itu bernama Muhammad Yusuf Akram. Pada hari Senin, 18 Agustus 2008 kemarin adalah hari ketujuh si da&#8217;i kecil ini berkenalan dengan alam dunia. Alhamdulillah, atas karunia Allah ta&#8217;ala, aqiqah anakku berjalan lancar, dimana semuanya diurus oleh PD. Domba Aqiqah, di daerah Arcamanik &#8211; Bandung. Bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillahi wa syukurillah&#8230; Allohumma sholli &#8216;alaa Muhammad saw.</p>
<p>Da&#8217;i kecil itu bernama <span style="font-weight: bold; color: #000099;">Muhammad Yusuf Akram</span>.</p>
<p>Pada hari Senin, 18 Agustus 2008 kemarin adalah hari ketujuh si da&#8217;i kecil ini berkenalan dengan alam dunia. Alhamdulillah, atas karunia Allah ta&#8217;ala, aqiqah anakku berjalan lancar, dimana semuanya diurus oleh PD. Domba Aqiqah, di daerah Arcamanik &#8211; Bandung. Bagi Anda pembaca yang membutuhkan layanannya bisa menghubungi nomor: 08121432471 / 022 70777714. Mudah2an Allah ta&#8217;ala membalas kebaikannya dengan balasan kebaikan yang banyak. Amiin.</p>
<p>Sore harinya, atas pertolongan Allah ta&#8217;ala pula, telah Allah kirim mas Abbas (suwun mas) untuk mencukur rambut anakku hingga &#8220;<span style="font-style: italic;">gundul</span>&#8220;. Untung anakku sedang tidur, kalau tidur susah bangunnya&#8230; kayak abi-nya <img src='http://galih.eu/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><span class="fullpost"><span id="more-110"></span>Namun di antara proses awal kelahiran anakku sampai hari ketujuhnya, yang paling mendadak adalah pemberian nama!!! Saya ingin agar anakku diberi nama sebagaimana nama orang-orang sholih terdahulu, sebagai harapan dan do&#8217;a orang tua terhadap anak2nya agar Allah ta&#8217;ala jadikan orang yang sholih pula. Namun, istriku juga ingin ikutan <span style="font-style: italic;">nyumbang</span> dalam pemberian nama, dikarenakan istriku yang telah mengandung dan melahirkan anakku atas karunia Allah.</span></p>
<p>Bahkan sampai menit2 akhir menjelang penyembelihan domba aqiqah, kami belum ada sepakat dalam pemberian nama ketiga ini. Allahu Akbar, sampai ditelpon berkali-kali sama pihak penyedia layanan Domba Aqiqah. Ya sudah, bismillah, dengan menyebut nama Allah, kami sepakat juga akhirnya memberi nama anak kami <span style="color: #3333ff;">Muhammad Yusuf Akram</span>.</p>
<p>Kata <span style="font-weight: bold;">Akram </span>kalau diterjemahkan bebas artinya <span style="font-style: italic;">yang dimuliakan</span>. Mudah2an anakku khususnya, senantiasa ingat bahwa kemulian makhluk / hamba Allah itu terletak pada ketaatannya kepada Allah ta&#8217;ala sebagaimana jalan hidup Rasulullah Muhammad saw. Tidak ada kemuliaan selain daripada itu.</p>
<p>Kedudukan yang tinggi di mata masyarakat, harta dan tahta yang banyak, wajah yang bagus dan terkenal, pengetahuan yang luas, semua itu tidak menjamin kebagaiaan kehidupan di dunia maupun akherat. Semakin taat kepada perintah Allah ta&#8217;ala dan sunnah Rasul, maka semakin berjaya.</p>
<p>Namun hal itu semua memang tidak bisa diwujudkan hanya dengan kata2 saja, hanya berdo&#8217;a tanpa amal, atau cuma sekedar menulis dalam blog ini.<br />
Agama akan wujud pada diri kita, keluarga, dan ummat seluruh alam apabila kita mau meluangkan harta, diri, dan waktu kita di jalan Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Wa maa taufiqi illa billah.</p>
<p><span class="fullpost">-</span></p>
<blockquote><p><span style="color: #000080;">Tulisan disusun ulang berdasarkan:</span></p>
<p><a href="http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/08/muhammad-yusuf-akram-itulah-namanya.html" target="_blank">http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/08/muhammad-yusuf-akram-itulah-namanya.html</a></p></blockquote>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=110&type=feed" alt="" />
	<h4>Tulisan yang berkaitan</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/25/dai-kecil-telah-lahir-ke-dunia/" title="Da&#8217;i kecil telah lahir ke dunia (25 February 09)">Da&#8217;i kecil telah lahir ke dunia</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/07/topik-pertama/" title="Topik Pertama (7 February 09)">Topik Pertama</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/20/menyayangi-atasan-dan-bawahan/" title="Menyayangi atasan dan bawahan (20 February 09)">Menyayangi atasan dan bawahan</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/02/25/muhammad-yusuf-akram-itulah-namanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Da&#8217;i kecil telah lahir ke dunia</title>
		<link>http://galih.eu/2009/02/25/dai-kecil-telah-lahir-ke-dunia/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/02/25/dai-kecil-telah-lahir-ke-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 01:48:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[anakku]]></category>
		<category><![CDATA[da'i]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad yusuf akram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, Allah ta&#8217;ala adalah satu-satunya dzat yang Maha Menciptakan dari segala sesuatu yang tidak ada menjadi ada, kemudian Allah ta&#8217;ala sendiri yang memeliharanya, menjaganya, memberikan rizki dan suatu saat nanti akan mematikan apa2 yang telah Dia ciptakan. Pada hari Selasa, 12 Agustus 2008 jam 15.58, telah Allah ta&#8217;ala keluarkan melalui rahim istriku, seorang bayi laki-laki, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, Allah ta&#8217;ala adalah satu-satunya dzat yang Maha Menciptakan dari segala sesuatu yang tidak ada menjadi ada, kemudian Allah ta&#8217;ala sendiri yang memeliharanya, menjaganya, memberikan rizki dan suatu saat nanti akan mematikan apa2 yang telah Dia ciptakan.</p>
<p>Pada hari Selasa, <span style="font-weight: bold;">12 Agustus 2008 jam 15.58</span>, telah Allah ta&#8217;ala keluarkan melalui rahim istriku, seorang bayi <span style="font-weight: bold;">laki-laki</span>, dengan tinggi badan <span style="font-weight: bold;">46 cm</span>, berat badan <span style="font-weight: bold;">2,5 kg</span>. Benar2 Allah ta&#8217;ala tunjukkan kekuasaannya, dari bertemunya air mani seorang pria, ditemukan dalam rahim istrinya, kemudian Allah ta&#8217;ala jadikan segumpal darah, menjadi daging, dibungkus kulit, dan ditumbuhkan berbagai macam komponen2 manusia yang pada umumnya, kemudian setelah beberapa waktu, Allah ta&#8217;ala keluarkan ke dunia si bayi untuk menjalani atau menunaikan janjinya dengan Rabb-nya sebagaimana yang telah diikrarkan di alam ruh.</p>
<p><span class="fullpost"><span id="more-108"></span>Subhanallah, mudah2an anak yang diamanahkan Allah ta&#8217;ala ini benar2 Allah ta&#8217;ala jadikan laki2 yang sholih, yang istiqomah dalam menunaikan semua perintah Allah ta&#8217;ala sebagaimana yang dicontohkan baginda Rasulullah saw. Amiin.</p>
<blockquote style="color: #000066;"><p><span style="font-family: verdana;">Da&#8217;i kecil telah lahir</span><br />
<span style="font-family: verdana;">Muncul ke dunia dalam keadaan bersih</span><br />
<span style="font-family: verdana;">Sebagaimana kain yang putih</span><br />
<span style="font-family: verdana;">Muncul ke dunia dalam keadaan tak berbusana</span><br />
<span style="font-family: verdana;">Tanpa secuil dosapun yang menempel</span></p>
<p><span style="font-family: verdana;">Tumbuhlah menjadi pejuang Allah ta&#8217;ala</span><br />
<span style="font-family: verdana;">Jadilah penolong agama Allah ta&#8217;ala</span><br />
<span style="font-family: verdana;">Jadilah asbab hidayah buat ummat seluruh alam</span><br />
<span style="font-family: verdana;">Sebagaimana yang dikehendaki Allah ta&#8217;ala</span></p></blockquote>
<p>Sungguh bayi ini adalah titipan Allah ta&#8217;ala pada orang tuanya. Bisa menjadi penolong orang tuanya dengan amal sholihnya, bisa juga menjadi penuntut/penyeret orang tuanya disebabkan kejahatannya.</p>
<p>Saya berharap kepada Allah ta&#8217;ala, khususnya pada diri saya dan keluarga saya, umumnya untuk seluruh orang tua di dunia, mudah2an Allah ta&#8217;ala beri kekuatan pada kita untuk mendidik anak2 kita menjadi orang2 yang diridhoi Allah ta&#8217;ala.</p>
<p>Beri pendidikan agama pada anak2 kita, tidak tertipu dengan gemerlapnya dunia yang senantiasa mencoba menerkam manusia dari segala arah.</p>
<blockquote><p>
<span style="color: #000099;">Wahai annakku&#8230;</span><br />
<span style="color: #000099;">Jadilah pelipur lara hatiku dengan mentaati Allah ta&#8217;ala dan ikut sunnah Rasulullah saw.</span></p></blockquote>
<p></span></p>
<p>-</p>
<blockquote><p><span style="color: #000080;">Tulisan disusun ulang berdasarkan:</span></p>
<p><a href="http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/08/dai-kecil-telah-lahir-ke-dunia.html" target="_blank">http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/08/dai-kecil-telah-lahir-ke-dunia.html</a></p></blockquote>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=108&type=feed" alt="" />
	<h4>Tulisan yang berkaitan</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/25/muhammad-yusuf-akram-itulah-namanya/" title="Muhammad Yusuf Akram, itulah namanya&#8230; (25 February 09)">Muhammad Yusuf Akram, itulah namanya&#8230;</a> (5)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/07/topik-pertama/" title="Topik Pertama (7 February 09)">Topik Pertama</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/20/menyayangi-atasan-dan-bawahan/" title="Menyayangi atasan dan bawahan (20 February 09)">Menyayangi atasan dan bawahan</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/02/25/dai-kecil-telah-lahir-ke-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyayangi atasan dan bawahan</title>
		<link>http://galih.eu/2009/02/20/menyayangi-atasan-dan-bawahan/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/02/20/menyayangi-atasan-dan-bawahan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 16:55:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah dan Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[atasan]]></category>
		<category><![CDATA[bawahan]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini (30 Januari 2008) semua dosen2 di kampusku pada pertemuan dengan para pejabat2 di lingkungan kampus. Btw, setelah berjalan sekian lama dari pertemuan ini dengan suasana di auditorium (semacam aula pertemuan), saya sempat teringat hadits Rasulullah Muhammad SAW, yang menerangkan tentang sempurnanya iman seseorang apabila dia berbuat baik (yaitu menyayangi) atasan, begitu juga bawahan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini (30 Januari 2008) semua dosen2 di kampusku pada pertemuan dengan para pejabat2 di lingkungan kampus.</p>
<p>Btw, setelah berjalan sekian lama dari pertemuan ini dengan suasana di auditorium (semacam aula pertemuan), saya sempat teringat hadits Rasulullah Muhammad SAW, yang menerangkan tentang <span style="color: #3333ff;">sempurnanya iman seseorang apabila dia berbuat baik (yaitu menyayangi) atasan, begitu juga bawahan</span>. Mohon maaf kalau saya tidak hafal matan (isi) hadits lengkapnya.</p>
<p>Setelah salah satu pejabat berbicara di podium <span class="fullpost">(mimbar untuk pidato), beberapa orang yang ikut pertemuan sebagai pendengar acap kali mengeluarkan suara2 yang tidak enak didengar telinga, kalau bahasa jawanya &#8220;<span style="font-style: italic; color: #cc0000;">clometan</span>&#8220;.</p>
<p>Memang susah sekali menghargai atau mendengarkan perkataan orang lain, belum selesai seseorang tersebut menyelesaikan perkataannya, sudah banyak yang motong pembicaraan.<br />
Memang benar, mendengar ini adalah &#8220;<span style="font-style: italic; color: #cc0000;">ilmu wali</span>&#8220;.</span></p>
<p><span class="fullpost"><span id="more-79"></span>Berkaitan dengan hadits Nabi yang saya ambil hikmahnya, sebagai seorang bawahan, kita ingin agar semua keluhan dan permintaan kita didengarkan, bahkan dipenuhi.<br />
Sedangkan sebagai atasan, kita ingin agar setiap perkataan atau perintah kita ditaati.</p>
<p>Tantangan sebagai bawahan adalah bagaimana kita belajar mentaati pimpinan selama perintah dia tidak bertentangan dengan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya, dan berani menegur atau menyampaikan pendapat pada atasan secara langsung, dengan baik, dan tanpa mencela. Bagaimanakah kalau posisi kita sebagai atasan? Apakah siap ditegur atau tidak ditaati perintah kita?</p>
<p>Tantangan sebagai atasan adalah bagaimana kita belajar memahami bawahan, baik itu keperluannya maupun cara berfikirnya. Pernahkah kita berfikir ketika membuat keputusan, apakah ini sudah sesuai dengan kondisi bawahan kita? Ataukah pokoknya perintah saya harus ditaati? Sebagai bawahan, apakah kita siap seandainya apa yang kita inginkan tidak dipenuhi oleh pimpinan?</p>
<p>Siapapun kita, dalam posisi sebagai atasan atau bawahan, bayangkan kalau kita sedang berbicara ada orang yang tiba2 memotong pembicaraan kita&#8230; marahkah kita atau sabar?<br />
Kalau pendapat kita tidak didengar atau bahkan dikritik, siapkah kita menerimanya?</p>
<p><span style="font-weight: bold; color: #33cc00;">Kalau tidak mau dicubit jangan mencubit!</span></p>
<p>Semua orang adalah pemimpin, minimal adalah sebagai pemimpin buat dirinya sendiri, keluarga, dan lain sebagainya.</p>
<p>Sebagai seorang atasan, marilah kita belajar mendengar suara bawahan, kita gauli mereka dengan baik, supaya kita paham kehendak mereka. Sedangkan sebagai bawahan, mari kita belajar memahami betapa besar tanggung jawab seorang atasan dalam setiap pengambilan keputusan, mari kita bantu supaya bisa menjadi lebih baik. Belum tentu kalau Allah SWT pilih kita sebagai atasan, kita bisa lebih baik dari atasan kita saat ini.</p>
<p><span style="color: #006600; font-size: 85%;">Sesungguhnya hanya kepada Allah SWT saja tempat memohon dan mengadu. Dan hanya Allah SWT sajalah yang mampu memahami kita sebagai hamba-Nya.</span></span></p>
<p>-</p>
<blockquote><p><span style="color: #000080;">Tulisan disusun ulang berdasarkan:</span></p>
<p><a href="http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/01/menyayangi-atasan-dan-bawahan.html" target="_blank">http://galih-hermawan.blogspot.com/2008/01/menyayangi-atasan-dan-bawahan.html</a></p></blockquote>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=79&type=feed" alt="" />
	<h4>Tulisan yang berkaitan</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/07/topik-pertama/" title="Topik Pertama (7 February 09)">Topik Pertama</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/sebab-talim-si-anak-tidak-lagi-suka-menonton-tv/" title="Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV (21 February 09)">Sebab Ta&#8217;lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/26/saudara-muslim-australia-bercerita/" title="Saudara muslim Australia bercerita (26 February 09)">Saudara muslim Australia bercerita</a> (2)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/28/sakitkah-saya/" title="Sakitkah Saya? (28 February 09)">Sakitkah Saya?</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/21/perjuangan-mendirikan-talim-rumah/" title="Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah (21 February 09)">Perjuangan Mendirikan Ta&#8217;lim Rumah</a> (1)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/02/20/menyayangi-atasan-dan-bawahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Topik Pertama</title>
		<link>http://galih.eu/2009/02/07/topik-pertama/</link>
		<comments>http://galih.eu/2009/02/07/topik-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 17:37:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Galih Hermawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[galih hermawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galih.eu/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, atas karunia Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala, penulis dapat memiliki blog baru di Galih.EU. Blog penulis sebelumnya yang berada di BlogSpot &#8211; http://galih-hermawan.blogspot.com (alias http://galih.hermawan.uni.cc) insya Allah akan ikut migrasi ke blog yang baru ini. Sedikit bercerita mengenai penggunaan domain tld (top level domain) .EU yang sebenarnya berdomisili di Europe (Eropa). Memang pertama kali yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, atas karunia Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala, penulis dapat memiliki blog baru di <a title="Galih Hermawan on The Net" href="http://galih.eu" target="_self"><strong>Galih.EU</strong></a>.</p>
<p>Blog penulis sebelumnya yang berada di BlogSpot &#8211; <a href="http://galih-hermawan.blogspot.com" target="_blank">http://galih-hermawan.blogspot.com</a> (alias <a href="http://galih.hermawan.uni.cc" target="_blank">http://galih.hermawan.uni.cc</a>) insya Allah akan ikut migrasi ke blog yang baru ini.</p>
<p>Sedikit bercerita mengenai penggunaan domain <span style="color: #0000ff;">tld </span>(<em>top level domain</em>) <strong>.EU</strong> yang sebenarnya berdomisili di <em>Europe</em> (Eropa).</p>
<p>Memang pertama kali yang penulis bingungkan adalah nama domain level 2 -nya atau yang biasa disebut nama website-nya.</p>
<p>Penulis telah memiliki beberapa domain yang menggunakan domain tld dari Indonesia, semuanya menggunakan <strong>.web.id</strong>.</p>
<p><span id="more-4"></span></p>
<p>Untuk blog penulis sendiri, ingin menggunakan domain internasional. Ada beberapa nama yang sempat terbersit, di antaranya: <span style="color: #339966;">galih.com, galih.net, galih.org, galih.us</span>, dll. Sempat juga ingin menggunakan <span style="color: #339966;">hermawan.com, hermawan.net</span>, dll. Sayang, hampir semua nama-nama domain tersebut sudah terdaftar sama orang lain.</p>
<p>Ada beberapa domain tld yang lumayan murah dan banyak slot kosong, yaitu <strong>.US</strong>. Namun, setelah berfikir lagi, ingin mencoba domain yang agak unik dan jarang dipakai orang Indonesia, salah satunya adalah <strong>.EU</strong>.</p>
<p>Mungkin lebih tepat dengan domisili penulis yang ada di Bandung sekarang, seandainya ada domain <strong>.EUY</strong>, dimana kebiasaan orang sunda menyebut kata <em><strong>euy</strong></em>.</p>
<p>Jadi domain penulis bisa akrab dipanggil <span style="color: #3366ff;"><strong>Galih euy</strong></span>! Tapi ternyata tidak ada, yang ada adalah <strong>Galih.EU</strong>.</p>
<p>So, buat para pembaca atau peselancar di Internet atau siapapun Anda, selamat berkenalan dengan penulis, memasuki dunia Internet dengan domain baru <span style="color: #3366ff;">Galih Hermawan on The NET</span>, di <a title="Galih Hermawan on The NET" href="http://Galih.EU" target="_self">http://Galih.EU</a>.</p>
<p>Nice to meet you!</p>
<img src="http://galih.eu/?ak_action=api_record_view&id=4&type=feed" alt="" />
	<h4>Tulisan yang berkaitan</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/25/muhammad-yusuf-akram-itulah-namanya/" title="Muhammad Yusuf Akram, itulah namanya&#8230; (25 February 09)">Muhammad Yusuf Akram, itulah namanya&#8230;</a> (5)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/20/menyayangi-atasan-dan-bawahan/" title="Menyayangi atasan dan bawahan (20 February 09)">Menyayangi atasan dan bawahan</a> (0)</li>
	<li><a href="http://galih.eu/2009/02/25/dai-kecil-telah-lahir-ke-dunia/" title="Da&#8217;i kecil telah lahir ke dunia (25 February 09)">Da&#8217;i kecil telah lahir ke dunia</a> (0)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galih.eu/2009/02/07/topik-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
