24 Jun 2009 @ 9:00 

Alhamdulillahi robbil ‘aalamiin. Nahmaduhu wa nusholli wa nusallimu ‘alaa rasulihil kariim.

Bilangan prima termasuk bilangan yang cukup unik, kita sudah mempelajari bilangan ini sejak masuk sekolah dasar.

Beberapa referensi yang penulis dapat menyatakan bahwa bilangan prima merupakan bilangan positif yang hanya bisa dibagi oleh tepat 2 pembagi, yaitu angka 1 dan angka tersebut sendiri. Ada juga yang menyatakan sebagai suatu bilangan yang hanya bisa dibagi oleh dirinya sendiri tanpa menyertakan angka 1.

Contoh: 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37, 41, 43, 47, 53, 59, 61, 67, 71, 73, 79, 83, 89, 97 dan seterusnya.

Teori selanjutnya silakan baca http://en.wikipedia.org/wiki/Prime_number dan http://mathworld.wolfram.com/PrimeNumber.html.

Dalam logika pemrograman, kita cuma perlu memperhatikan mulai angka 2 dan seterusnya. Angka 0 jelas tidak mungkin, karena bilangan ini dibagi angka berapapun akan menghasilkan angka 0. Dan angka 1 juga kita abaikan saja, sebab angka 1 hanya bisa dibagi oleh dirinya sendiri, padahal bilangan prima itu syarat utamanya bisa dibagi oleh 2 bilangan natural yang nyata, yaitu angka 1 dan dirinya sendiri. (Note: bisa dibagi ini dalam artian menghasilkan bilangan bulat positif, bukan bilangan pecahan.)

Berikutnya akan penulis ilustrasikan contoh pembagiannya, dimana kita sepakati bahwa angka pembagi tidak melibatkan angka 1.

2: hanya bisa dibagi 2.

3: hanya bisa dibagi 3.

4: bisa dibagi 2 dan 4 (lebih dari 1 pembagian, maka tidak termasuk bilangan prima).

5: hanya bisa dibagi 5.

6: bisa dibagi 2,3, dan 6 (bukan bilangan prima).

Dan seterusnya.

Misalkan diketahui sebuah bilangan X, bagaimana cara menentukan bahwa bilangan X itu termasuk bilangan prima atau bukan?

Asumsi: X adalah bilangan yang lebih besar dari 2

Berarti bilangan-bilangan yang akan menjadi pembagi adalah mulai angka 2 sampai X-1.

Jika bilangan X bisa dibagi oleh minimal salah satu dari bilangan-bilangan mulai 2 sampai X-1, maka dapat dikatakan bahwa bilangan X adalah bukan bilangan prima.

Contoh: 9

Bilangan sebagai pembagi adalah 2 3 4 5 6 7 8

Untuk mengetahui bahwa suatu bilangan bisa dibagi atau tidak, paling mudah kita menggunakan bantuan mod, yang menyatakan sisa hasil bagi. Jika sisa hasil bagi 0 berarti bisa dibagi.

Kembali ke contoh.

9 mod 2 = 1 (hasil bukan 0, artinya tidak habis/bisa dibagi), lanjutkan,

9 mod 3 =0 (sudah cukup untuk menyimpulkan bahwa 9 adalah bukan bilangan prima.)

Tidak perlu kita uji dengan membagi 9 dengan angka 4 dan seterusnya.

Contoh lain: 11

11 mod 2 = 1

11 mod 3 = 2

11 mod 4 = 3

11 mod 5 = 1

11 mod 6 = 5

11 mod 7 = 4

11 mod 8 = 3

11 mod 9 = 2

11 mod 10 = 1

Tidak ada yang menghasilkan angka 0, berarti 11 termasuk bilangan prima.

Sekarang kita coba dengan algoritma pemrogramannya.

KAMUS
  i     : integer
  bil   : integer
  prima : boolean
ALGORITMA
  prima ← false
  input (bil)
  if (bil=2) then
     prima ← true
  else
     for i ← 2 to bil-1 do
        if (bil mod i = 0) then
           prima ← false
           exit for // keluar dari looping
        else
           prima ← true
        endif
     endfor
  endif

  if (prima) then // prima=true
     output ("Bilangan Prima")
  else
     output ("Bukan Bilangan Prima")
  endif

Logika di atas bisa digunakan kalau kita ingin memeriksa hanya pada satu bilangan tertentu saja.

Bagaimana kalau soal kita kembangkan, menampilkan bilangan prima dari bilangan sekian sampai sekian. Maka tinggal kita kombinasikan dengan looping juga.

Source Code C++.

#include <iostream>

/* ------------------------------
    Developed by Galih Hermawan
    Website: http://galih.eu
   ------------------------------ */

using namespace std;

int main()
{
    int i, j, min, max, jum=0, total=0;
    float rata;
    bool prima;

    cout << "Masukkan nilai batas bawah: ";
    cin >> min;
    cout << "Masukkan nilai batas atas: ";
    cin >> max;

    while (min > max)
    {
        cout << "\n\nBatas atas harus lebih besar dari batas bawah.\nMasukkan nilai batas atas: ";
        cin >> max;
    }
    cout << endl;

    for (i=min;i<=max;i++)
    {
        prima=false;
        if (i==2)
            prima=true;
        else
            {
                for (j=2;j<i;j++)
                {
                    if (i % j==0)
                    {
                        prima=false;
                        break; // keluar dari looping
                    }
                    else
                        prima=true;
                }
            }
        if (prima) // prima = true
        {
            cout << i << "\t";
            jum+=1; // menghitung banyaknya bilangan prima
            total+=i; // total jumlah dari seluruh bil. prima
        }
    }
    cout << endl;

    cout.setf(ios::fixed);
    cout.setf(ios::showpoint);
    cout.precision(2);

    rata=(float)total/jum;
    cout << "\nTerdapat " << jum << " bilangan dengan total " << total;
    cout << "\nRata-ratanya " << rata << endl;
    system ("PAUSE");
    return 0;
}

Contoh tampilan:

prima (c)

Source Code Java.

import java.util.Scanner;
/* ------------------------------
    Developed by Galih Hermawan
    Website: http://galih.eu
   ------------------------------ */
public class DeretPrima
{
    public static void main( String[] args )
    {
        Scanner input = new Scanner( System.in );            

        int i, j, min, max, jum=0, total=0;
        float rata;
        boolean prima;

        System.out.print("Masukkan nilai batas bawah: ");
        min = input.nextInt();
        System.out.print("Masukkan nilai batas atas: ");
        max = input.nextInt();       

        while (min > max)
        {
            System.out.print("\n\nBatas atas harus lebih besar dari batas bawah.\nMasukkan nilai batas atas: ");
            max = input.nextInt();
        }

        System.out.print("\n");

        for (i=min;i<=max;i++)
        {
            prima=false;
            if (i==2)
                prima=true;
            else
                {
                    for (j=2;j<i;j++)
                    {
                        if (i % j==0)
                        {
                            prima=false;
                            break; // keluar dari looping
                        }
                        else
                            prima=true;
                    }
                }
            if (prima) // prima = true
            {
                System.out.printf("%d\t",i);
                jum+=1; // menghitung banyaknya bilangan prima
                total+=i; // total jumlah dari seluruh bil. prima
            }
        }

        rata=(float)total/jum;
        System.out.printf("\n\nTerdapat %d bilangan dengan total %d.",jum,total);
        System.out.printf("\nRata-ratanya %5.2f",rata);

    }
}

Contoh tampilan:

prima (java)

Versi Visual Basic 6 bisa Anda lihat di http://if.web.id/visual-basic-vb/deret-bilangan-prima-t937.0.html

Mudah-mudahan Allah ta’ala jadikan tutorial ini sebagai ‘ilmu yang bermanfaat. Amiin.

Allaahu Akbar.

Popularity: 100% [?]

Tulisan yang berkaitan

Posted By: Galih Hermawan
Last Edit: 21 Jul 2009 @ 23:14

EmailPermalink
Tags


 

Responses to this post » (15 Total)

 
  1. laily ayu says:

    kadang orang akn bingung dengan bilangan prima karena sudah mengakar budaya klo bil. prima yaitu-itu saja . maka sewajarnya klo qta sbgi gnrasi penerus bangsa terus belajar- dan terus belajar, apalagi q sbgi org yg masih awam tentang logika pemrograman jadi mohon bantuannya sebagai tutorial . atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih

    • Terima kasih mbak Laily atas kunjungannya. Memang sesuai pengalaman pribadi, bilangan prima ini diajarkan kalau tidak salah pada waktu SD, berlanjut hingga kuliah. Belum pernah saya mendengar sejarah ditemukannya maupun kemanfaatan secara praktis adanya bilangan prima ini di tengah-tengah masyarakat. Namun bagi saya pribadi, adanya bilangan prima dengan berbagai syarat-syaratnya, merupakan tantangan bagi pelajar-pelajar yang menekuni dunia pemrograman untuk lebih mengasah otak.

      Mudah-mudahan sekilas penjelasan dan contoh pemrograman yang saya tulis ini memacu pembaca untuk menuangkan ide-ide kreatif di bidang matematika ke dalam logika pemrograman supaya mempertajam daya nalar kita dalam menghasilkan suatu solusi.

      Salam Kenal.

  2. yus says:

    Kalo lgsg inputannya gmn????ga ush inputin manual. mslnya lgsg dibuat bil prima 1 sampa1000,gmn???

    • Dalam Algoritma, Anda bisa mengisikan data angka pada variabel i dan bil secara langsung.

      Sedangkan dalam kode C atau Java, untuk nilai min dan max bisa langsung Anda tentukan nilainya.

      Contoh:

         . . .
         min = 1;
         max = 1000;
         for (i=min;i< =max;i++)
          . . .
      

      Terima kasih.

  3. inggri says:

    kug error sih djl kn …

    tlog dung …

    tgas na kmi jd trhambat

    • Memangnya error-nya seperti apa?

      Anyway, sebaiknya tutorial ini hanya dijadikan sebagai bahan belajar, bukan bahan mengumpulkan tugas. Akan lebih berkembang jika Anda aktif mengotak-atik kode-kode yang ada, kemudian Anda fahami cara kerjanya, dieksekusi, dan dilihat hasilnya. Insya Allah akan membantu kita dalam mengembangkan kemampuan logika dan pemrograman kita.

      Terima kasih atas kunjungannya.

  4. Yosep says:

    alo.. kalo buat bilangan prima ky gini gmn ya?

    mis input = 5
    maka output = 2, 3, 5, 7, 11

    apakah ada caranya ya? kalo bisa mohon bantuannya kirim ke email invincible_y@yahoo.com
    dalam bahasa java/php aja, biar bisa di compile di rumah. thanks

    • Halo juga Yosep :)

      Misalkan x adalah jumlah bilangan.
      Asumsi saya Anda ingin menampilkan x bilangan prima, bukan begitu?

      Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan input data x tersebut dari piranti masukan, kemudian looping dimulai dari angka 2 sampai n angka dimana kalau dihitung sebanyak x bilangan.

      Logikanya seperti ini:

      input (x)
      Jika PRIMA maka
      OUTPUT(bilangan)
      jumlah=jumlah+1

      Jika jumlah = x maka
      Keluar

      null

      Code: http://pastebin.com/7Nc0hYMt ATAU http://pastebin.org/126700
      (Kelas dan lain-lain silakan disesuaikan.)

  5. jony says:

    mas galih, kasus saya sama sprti mas yosep cm bedanya dia coding java, klo saya coding c++, gmn yah kira2 klo dalam bentuk c++?

    mis input = 5
    maka output = 2, 3, 5, 7, 11

    dlm bntuk c++.

    thx.

  6. yanu says:

    asslm… template blog antum bagus, kira – kira punya scriptnya tidak…
    ana mau minta terutama yang bisa keluar menunya itu… di bawah…
    gimana caranya antum….

  7. Dimas says:

    Assalammualaikum…

    mau tanya klo nentuin bilangan bulat(negatif/positif) dan pecahan gmn ya… pake bahasa C..

    tolong bantu ya pak…

    makasih…

Post a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


 Last 50 Posts
 Back
Change Theme...
  • Users » 1
  • Posts/Pages » 45
  • Comments » 183
Change Theme...
  • VoidVoid
  • LifeLife
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater « Default
  • FireFire
  • LightLight

Ijtima’ Indonesia 2009



    No Child Pages.