27 Apr 2009 @ 16:57 

Alhamdulillahi robbil ‘aalamiin.

Atas izin Allah swt. , blog penulis akhirnya bisa dipindahkan ke lain.

Hampir 2 hari 2 malam, situs down alias offline.

Beberapa yang penulis lakukan sebelum melakukan pindahan:

  1. Backup seluruh file di direktori tempat wordpress diinstal.
  2. Backup database melalui phpmyadmin
  3. Backup data melalui utilitas yang disediakan WordPress, yaitu fasilitas export.
  4. Siapkan hosting baru.
  5. Cari tahu nameserver yang disediakan oleh pihak hosting.
  6. Ubah nameserver lama di domain manager.
  7. Simpan
  8. Ketika propagasi sudah berjalan baik, artinya sudah mengarah ke tempat hosting, baru kita tambahkan domain kita yang lama di hosting baru.
    Biasanya di CPanel ada fasilitas Add On Domain. Kalau propagasi belum sesuai, biasanya muncul error alias can’t create domain !.
  9. Kalau sudah berhasil propagasi domain ke tempat hosting, salin file backup di hosting lama ke hosting baru.
  10. Restore atau impor database hasil ekspor phpmyadmin ke hosting baru menggunakan phpmyadmin pula. (file xml hasil expor di wordpress yang lama sementara simpan aja dulu.) 🙂
  11. Ubah pengaturan database, meliputi nama database, nama user, password, dan nama server. Sesuaikan dengan di tempat hosting baru.

Insya Allah secara singkat dengan langkah-langkah di atas sudah jalan.

Beberapa kendala yang penulis hadapi dalam proses data adalah:

  1. Nameserver tidak bisa diubah pada hari pertama pindahan. Muncul kesalahan: Registry Error.
    Penulis hubungi pihak support domain registrar, katanya: “Tidak bisa diubah manual pak, harus menghubungi pihak directi”
    Kata beliau, untuk domain .EU ternyata tidak semudah domain generic tld (top level domain) lainnya.
    Alhamdulillah tadi pagi, penulisbisa juga ubah nameserver-nya.
  2. Pemanfaatan ZoneEdit sebagai dns manager kita, kadang-kadang menyebabkan penambahan domain baru di tempat hosting baru agak bermasalah, dikarenakan IP Address atau NS yang terdeteksi adalah milik ZoneEdit, bukannya tempat hosting baru. Padahal di zoneedit sudah kita arahkan. Akhirnya penulis mempunyai trik, tadi pagi penulis ubah nameserver di domain manager langsung ke nameserver tempat hosting, bukan melalui zoneedit.
    Setelah bisa berubah, dan propagasi berjalan baik, baru penulis tambahkan domain beru di CPanel, alhamdulillah bisa.
    Setelah itu langsung penulis ubah nameserver di domain manager kembali ke zoneedit, dan Alhamdulillah bisa juga. 🙂 Agak lama memang.
  3. Sekarang proses transfer file.
    Transfer file dari tempat hosting lama ke hosting baru bisa dilakukan melalui Full Backup di CPanel dan hasilnya dikirim ke ftp tempat hosting baru.
    Namun sayang, tempat hosting lama tidak mendukung.
    Akhirnya penulis menggunakan php script sederhana untuk mengambil file backup di tempat hosting lama.

    <?php
    $from = 'http://galih.eu/filebackup.zip';
    $to = 'filebackup.zip';
    
    if(!@copy($from,$to))
    {
    	$errors= error_get_last();
    	echo "COPY ERROR: ".$errors['type'];
    	echo "\n" . $errors['message'];
    } 
    else
    {
    	echo 'File copied from remote!';
    }
    ?>
    

    Asumsi bahwa domain masih mengarah ke tempat hosting lama, dan tempat hosting baru menggunakan subdomain gratis yang disediakan. Kemudian melakukan pengekstrakkan file tersebut ke direktori baru.

  4. Domain baru sudah berpropagasi dengan baik, tapi kok munul halaman kosong alias blank… its just a white screen!
    Penulis menduga hal itu disebabkan oleh plugin wp-super-cache yang penulis instal. So, plugin tersebut penulis uninstall (deactivate), bahkan dihapus filenya. Kemudian penulis instal lagi, dan beres.

    Namun penulis juga memeriksa beberapa kata di file database backup-an, ternyata ada yang masih menyimpan alamat direktori di tempat hosting lama.
    Misal, direktori di hosting lama: /home/galih/public_html/ dan direktori di hosting baru seharusnya: /home/masgalih/galih.eu/, nah inilah mungkin yang menjadi kendala. Akhirnya penulis searching dan replace dengan menggunakan Notepad++ pekerjaan jadi lebih mudah.

Mungkin itulah beberapa pengalaman penulis saat melakukan pindah hosting, mudah2an Allah ta’ala beri manfaat buat pembaca sekalian. Amiin.

Posted By: Galih Hermawan
Last Edit: 16 Jul 2009 @ 12:34

EmailPermalink
Tags
Tags: , ,
Categories: Lain-Lain, Tutorial


 

Responses to this post » (None)

 
Post a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>


 Last 50 Posts
 Back
Change Theme...
  • Users » 1
  • Posts/Pages » 46
  • Comments » 311
Change Theme...
  • VoidVoid
  • LifeLife
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater « Default
  • FireFire
  • LightLight

Ijtima’ Indonesia 2009



    No Child Pages.

Keamanan Informasi Lanjut



    No Child Pages.

About



    No Child Pages.