‘Alim ulama kita menerangkan bahwa setiap amal yang kita lakukan sebaiknya berpedoman pada amal yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Paling tidak kita belajar meniru orang-orang sholih zaman dahulu.
Amal akan sempurna ketika berlandaskan ilmu. Sedangkan ilmu akan sempurna ketika berlandaskan iman yang sempurna pada Allah SWT.
Sehingga semakin tinggi iman seseorang, maka akan semakin ada rasa tholab atau ingin terus belajar terhadap ilmu.
Semakin risau dengan amal-amalnya, baik yang sudah atau sedang dilakukan maupun yang belum diketahui.
Semakin wujud sifat harap dan takut terhadap Allah SWT, tentunya juga akan dampak pada semakin tingginya akhlak orang tersebut pada setiap orang.
Alkisah ada seorang muslim yang selama hidupnya belum pernah menjalankan amalan2 agama Islam secara sempurna.
Setelah dewasa dan berkeluarga disertai dengan anak2nya yang lucu, Allah SWT telah memberikannya hidayah untuk mengenal dan mengamalkan Islam secara lebih sempurna.
More »
Popularity: 1% [?]
Alhamdulillah, itu yang biasa diucapkan oleh orang2 Islam ketika merasa mendapat nikmat yang menyenangkan hatinya.
Rasa syukur akan lebih sempurna ketika dibuktikan dengan amalan yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Muhammad SAW. Jadi bukan hanya di bibir saja.
Sebagaimana seseorang mengaku cinta pada orang lain, maka tidak cukup hanya dengan ucapan “Aku sayang kamu” atau “I Love You” saja, tapi si orang tersebut pingin dibuktikan melalui perbuatan kita.
Sifat orang sholih zaman dahulu yang menonjol bbrp di antaranya adalah sifat syukur dan sabar.
Mudah diucapkan, tapi penerapannya subhanallah agak berat.
More »
Popularity: 1% [?]
Hari ini (30 Januari 2008) semua dosen2 di kampusku pada pertemuan dengan para pejabat2 di lingkungan kampus.
Btw, setelah berjalan sekian lama dari pertemuan ini dengan suasana di auditorium (semacam aula pertemuan), saya sempat teringat hadits Rasulullah Muhammad SAW, yang menerangkan tentang sempurnanya iman seseorang apabila dia berbuat baik (yaitu menyayangi) atasan, begitu juga bawahan. Mohon maaf kalau saya tidak hafal matan (isi) hadits lengkapnya.
Setelah salah satu pejabat berbicara di podium (mimbar untuk pidato), beberapa orang yang ikut pertemuan sebagai pendengar acap kali mengeluarkan suara2 yang tidak enak didengar telinga, kalau bahasa jawanya “clometan“.
Memang susah sekali menghargai atau mendengarkan perkataan orang lain, belum selesai seseorang tersebut menyelesaikan perkataannya, sudah banyak yang motong pembicaraan.
Memang benar, mendengar ini adalah “ilmu wali“.
Popularity: 2% [?]
Sebenarnya topik ini cocoknya diletakkan di kategori apa ya? Bingung!
Tips? bukan! Tutorial? bukan!… Terserah deh…

Topik ini penulis buat karena kegiatan mencontek di kalangan pelajar kita sudah bukan sesuatu yang asing, dimana merupakan aktivitas curang yang sering terjadi ketika dalam kelas sedang berlangsung ujian, quis, ulangan, dan semacamnya.
Seringnya penulis menjaga mahasiswa yang sedang ujian/quis, ditambah pengalaman penulis sebagai mahasiswa, secara tidak langsung aktivitas mencontek ini menjadi salah satu aktivitas yang dapat dengan mudah diterka/ditebak atau diketahui.
Popularity: 9% [?]
Alhamdulillah, sekarang penulis mau sedikit berbagi ilmu yang berkaitan dengan keamanan data (security).
Bagi orang-orang yang sering berkecimpung di dunia informatika / komputer insya Allah sering mendengar istilah enkripsi ada juga yang pernah mendengar istilah encode, begitu juga istilah kripografi.
Tujuan sebenarnya teknik-teknik dengan istilah-istilah di atas adalah untuk menyamarkan data asli menjadi data baru dalam bentuk atau format lain, supaya orang lain selain si pemilik hak akses ke data tersebut tidak bisa melihat atau mengaksesnya.
Biasanya digunakan untuk mengamankan data, jaga-jaga kalau data tersebut jatuh ke tangan orang lain yang tidak berhak. Baik itu untuk disimpan sendiri maupun untuk tujuan pengiriman data ke orang lain.
Anda masih ingat ketika belajar pramuka, kita dulu belajar sandi rumput, bunyi, dan lain-lain.
Nah, sandi-sandi tersebut hanya bisa dipecahkan atau diterjemahkan oleh orang yang sudah paham tentang sandi tersebut dan cara menerjemahkannya.
Karena sifatnya umum, sandi-sandi tersebut (dalam pramuka) bisa dipelajari oleh semua orang, jadi kalau Anda punya data atau kalimat yang disandikan dengan menggunakan sandi publik tersebut, kemungkinan besar masih bisa diterjemahkan oleh orang lain, sehingga terlihatlah data atau kalimat aslinya.
Begitu juga dalam ilmu atau teknik penyandian data di dunia komputer, ada yang bisa diterjemahkan ke bentuk aslinya ada juga yang tidak.
Ilmu penyandian ini juga disebut dengan cipher
Popularity: 13% [?]
Bertahun-tahun penulis berhubungan dengan yang namanya komputer dan teknologi apapun yang berkaitan dengan komputer mendorong penulis untuk lebih memahami cara kerja dari komponen-komponen dalam sebuah sistem komputer.
Beberapa komponen2 yang sering kita ketahui adalah:
- Brainware (Perangkat Otak -> alias Sumber Daya Manusia)
Komputer itu ada karena dibuat oleh manusia dan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan manusia.
Yang mengoperasikan komputer tersebut juga manusia, meskipun sekarang sudah ada yang namanya Kecerdasan Buatan yang dibuat untuk otomasi kerja komputer. Itupun tidak 100% tanpa kontrol dari tangan manusia.
- Hardware (Perangkat Keras -> bisa kita pegang, rasakan secara langsung)
Perangkat yang berhubungan langsung dengan manusia, misal: monitor, mouse, keyboard, cpu.
- Software (Perangkat Lunak -> tidak bisa dirasakan atau diraba secara langsung oleh kita)
Perangkat ini digunakan untuk membantu manusia mengontrol atau memanfaatkan penggunaan komputer, meliputi penggunaan perangkat2 keras yang terlibat dalam sistem komputer.
Popularity: 15% [?]
Baiklah, lanjutan dari tulisan sebelumnya. Tips berikutnya:
2. Berakhlak baik.
Berakhlak / berlaku / tingkah laku yang baik, yaitu kepada pengajar/guru/dosen/us
tadz, kemudian kepada orang tua, dan sesama pelajar.
Akhlak baik inilah hal lain yang perlu kita perhatikan, tentunya juga kita berusaha mengamalkannya.
Penulis pernah mendapat nasehat dari seorang ustadz, bahwa semakin kita menghormati / memuliakan orang yang mengajarkan ilmu pada kita, maka semakin bermanfaat ilmu tersebut, insya Allah. Namun , apabila kita berlaku yang tidak baik, berani, tidak sopan pada orang yang mengajarkan ilmu, maka ilmu yang diberikan pada kita akan tidak barokah.
Popularity: 2% [?]

Sebenarnya informasi yang mau penulis tulis di sini bbrp kali sering penulis sampaikan pada mahasiswa di kelas. Hal ini adalah pengalaman penulis sendiri ketika masih berstatus sebagai mahasiswa, dimana waktu itu juga mendapat nasehat orang2 tua yang sudah pensiun dari mahasiswa.
So, ilmunya turun temurun dari satu orang ke orang lain, tergantung orang tersebut mau melaksanakannya atau tidak.
Tips ini berkaitan dengan metode belajar yang pernah dilakukan penulis ketika masih mahasiswa yang memang mempunyai dampak positif terhadap perkembangan prestasi penulis selama masa belajar
Tidak ada referensi/standarisasi khusus tentunya, semua itu tergantung dari masing2 individu.
Penulis mendapat nasehat waktu itu dari bbrp orang tua yang sudah berpengalaman, yan paling penting dan utama adalah:
1. Meluruskan Niat.
Ketika seseorang memasuki masa2 sekolah/kuliah/belajar apapun, niat adalah modal awal. Dikarenakan hasil yang akan dicapai oleh orang tersebut bergantung dari niat awalnya.
More »
Popularity: 2% [?]
Topik ini penulis buat sebagai penasehat untuk penulis sendiri, dan mudah-mudahan ada manfaatnya buat semua orang.
Penulis pernah membaca sebuah artikel/ebook/buku islami yang membahas topik da’wah, begitu juga ceramah dari para ustadz atau ‘alim ulama yang insya Allah mudah-mudahan termasuk ulama ahli sunnah.
Seorang ustadz menerangkan (sengaja tidak disebutkan namanya, mudah-mudahan Anda mengambil hikmahnya dan konfirmasi pada ustadz yang Anda panuti), bahwa semua orang Islam wajib da’wah.
Sebelumnya penulis mohon maaf seandainya tidak menerangkan dengan jelas hadits dan ayat (terjemahan) secara lengkap.
Rasulullah SAW pernah bersabda ketika Beliau SAW melaksanakan haji yang terakhir kalinya, yang kurang lebih artinya:
Sampaikan dariku walaupun hanya 1 ayat
Penulis bukannya berusaha menafsirkan hadits tersebut, sangat tidak patut sekali buat sarjana komputer seperti penulis ini.
Popularity: 4% [?]

Lho, lihat atau baca judul topiknya udah miris.
Tenang, kata banting di sini bukan sembarang banting, ada asal-usulnya.
Baru2 ini penulis mengikuti pelatihan perbaikan hardware komputer. Ketika itu si trainer membahas masalah bagaimana cara memperbaiki harddisk dengan berbagai macam kondisi kerusakan.
Salah satu peserta, teman penulis sendiri, bertanya pada si trainer, “Pak, saya pernah melihat atau membaca di internet, bahwa kalau ada msalah tertentu dengan harddisk, katanya kita harus menjatuhkan harddisk tersebut ke tanah/alas yang empuk”
“Gerrrrrrr, huahuhuhaaaaa….”, itulah kira2 suara peserta lain yang mendengarnya.
Akhirnya pak Trainer menjawab, “Ya, memang kadang2 cara itu diperlukan.”
Alasan beliau:
1. Harddisk tersebut di dalamnya merupakan alat mekanik yang di dalamnya terdapat sebuah lock pada head-nya. Dan terdapat sebuah alat magnetis.
2. Dalam kondisi tertentu, saking begitu lamanya atau panasnya harddisk tersebut, kekuatan magnet akan melemah. Dan kadang2 pula lock pada head akan mengunci, dimana kuncian tersebut tidak akan bisa membuka kecuali ada gerakan “agak memaksa” dari luar. More »
Popularity: 4% [?]

Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS
Last 50 Posts
Back
Void
Life
Earth
Wind
Water « Default
Fire
Light 